Selasa, 23 April 2024

Terjemah Kitab At-Taqrirat As-Sadidah

halaman 45-46: Keistimewaan Madzhab Syafi'i 

Nama Kitab: At-Taqrirat As-Sadidah Fil-Masail Al-Mufidah.

Penulis: Syaikh Hasan bin Ahmad bin Muhammad bin Salim Al Kaff

Cabang Ilmu: Fiqih Madzhab Syafi'iy

=====xxx=====

Halaman 45-46


[Pendahuluan Tentang Madzhab Syafi’iy]

Kelima: Keistimewaan Madzhab 


Madzhab kita madzhab Syafi’i memiliki beberapa keistimewaan yang akan kami sebutkan beberapa di antaranya:

  1. Perhatian sang pendiri madzhab (Imam Syafi’i) -rahimahullah- terhadap dalil berupa kitab, sunnah, dan atsar, sehingga beliau berguru kepada Imam darul hijrah Malik Bin Anas, dan juga berguru kepada Imam sunnah Ahmad Bin Hanbal (dalam ilmu hadits). Hal itu diikuti oleh para Imam madzhab sehingga di antara mereka ada yang menjadi pembesar Huffazh seperti Al Baihaqiy dan Ibnu Hajar Al Asqalaniy. Mereka mencurahkan seluruh khidmat kepada madzhab dengan menegakkan hujjah-hujjah menggunakan dalil nash. Bahkan ulama syafi’iyyah yang bergelar Al Hafizh, secara bilangan jumlahnya hampir mendekati setengah dari jumlah Huffazh umat ini.
  2. Perhatian sang pendiri madzhab -rahimahullah- terhadap berbagai macam qiyas dan dasar-dasar istinbath yang merupakan keahlian Imam Abu Hanifah dan Ashhabnya. Imam Syafi’i adalah orang yang pertama kali menulis kitab tentang ilmu ushul fiqih. Kemudian di antara Ashhabnya ada yang menyusun kitab-kitab rujukan primer tentang ushul fikih seperti Imam Al Juwaini dan Imam Al Ghazali.
  3. Madzhab Syafi’i merupakan madzhab pertengahan antara ahlurra’yi dan ahlul hadits.
  4. Banyaknya ulama mujtahid yang berkhidmat terhadap madzhab dan menyebarkannya di setiap tempat, seperti Imam Al 'Izz Bin Abdissalam, Ibnu Daqiqil ‘Ied, Taqiyuddin As-Subkiy, As-Suyuthiy, dan lain-lain.
  5. Banyaknya kitab yang disusun oleh para ulama untuk mentahqiq madzhab, menjelaskan dalil-dalilnya, dan memudahkannya bagi para penuntut ilmu di setiap masa ke masa.
  6. Melimpahnya pengikut madzhab di setiap tempat, mereka tersebar di negeri-negeri, dari Indonesia dan Malaysia di timur dunia. Melewati setengah tanah India, kemudian negeri Persia, Irak, Syam, dan negeri Teluk. Kemudian Hijaz, Hadhramaut, dan Yaman di selatan dunia. kemudian Mesir dan sebagian pesisir Afrika Timur di barat dunia. 
  7. Munculnya mujaddid di setiap penghujung abad yang secara umum bermadzhab Syafi’i. Imam Asy-Syafi’iy adalah mujaddid abad ke-2, Abul Abbas Bin Suraij mujaddid abad ke-3, Abu Ath-Thayyib Sahl Ash-Sha’lukiy di abad ke-4, Abu Hamid Al Ghazaliy di abad ke-5, Fakhruddin Ar-Razi di abad ke-6, An-Nawawiy di abad ke-7, Al Isnawiy di abad ke-8, Ibnu Hajar Al Asqalaniy di abad ke-9, As-Suyuthiy di abad ke-10, dengan perbedaan dan perincian dalam perkara itu.

    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terjemah Al Mabadi Al Fiqhiyyah Juz 3

Nama Kitab:  Al-Mabadi Al-Fiqhiyyah . Penulis: Ust. Umar Abdul Jabbar. Cabang Ilmu: Fiqih Madzhab Syafi’i. ******* بِسْمِ اللهِ االرَّحْمَ...